Agus : Garis Tangan Saya Membuktikan Saya Lebih Cocok Jadi Gubernur , Ketimbang Ahok ..

4
263410
Agus : Garis Tangan Saya Membuktikan Saya Lebih Cocok Jadi Gubernur , Ketimbang Ahok ..

Agus : Garis Tangan Saya Membuktikan Saya Lebih Cocok Jadi Gubernur , Ketimbang Ahok ..

 

Kabarhoki.com – Sikap koalisi Poros Cikeas di bawah Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengusung anaknya sulungnya yang berlatar belakang militer Agus Harimurti Yudhoyono maju dalam Pilgub DKI 2017 sempat memicu pertanyaan publik. Apalagi, publik dari dulu lebih mengenal sosok putra bungsu SBY, Edhie Baskoro alias Ibas yang sudah terjun ke dunia politik sejak lama.

 

Agus pun akhirnya buka-bukaan di depan publik. Menurut dia, hidup selalu penuh kejutan karena tidak ada orang yang tahu apa yang akan terjadi pada esok hari. “Saya pikir ini garis tangan yang jatuh pada saya,” kata dia, dalam jumpa pers di Cibubur, hari ini.

Namun, Agus memastikan adiknya tidak masalah dengan pilihan koalisi Cikeas itu. Dia pun menegaskan tidak mudah mengadu domba dirinya dengan sang adik. “Ada yang coba bentrok-bentrokin saya dengan adik saya, Insya Allah itu tidak terjadi,” tegas pria yang sebelum mundur dari TNI itu berpangkat mayor.

annisa-pohan-agus-1

Kalimat Bijak Yakinkan Agus

Suami Annisa Pohan itu menambahkan tidak ada paksaan dari SBY ataupun ibunya untuk mundur dari karier militer beralih menekuni dunia politik. Agus mendaku putusan mengikuti Pilgub DKI diambil setelah mendapat petunjuk melalui saat istikharah.

Lulusan Akmil Terbaik Angkatan 2000 itu berkisah matanya tidak sengaja langsung menemukan kalimat bijak ketika membuka komputer jinjingnya usai istikharah pada malam itu.

“Sesuatu yang sangat berat untuk gagal dan kalah, tapi alangkah lebih berat lagi kalau kita tidak mencoba untuk sukses sama sekali,” kutip dia.

Manajer Kampanye Agus Pernah Dipecat dari Demokrat

Hari ini, koalisi Poros Cikeas yang terdiri dari Demokrat, PPP, PAN dan PKB itu resmi membentuk Tim Pemenangan Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni dalam Pilgub DKI 2017 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli ditunjuk menjadi Ketua Tim Pemenangan. Adapun Manajer Kampanye diisi eks atlet renang nasional Wisnu Wardhana.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan memastikan kapasitas Wisnu bukan lagi kader Demokrat, tetapi sebagai sahabat Agus. Eks Ketua DPRD Kota Surabaya itu memang telah dipecat sebagai kader Demokrat pada 2003 berdasarkan keputusan DPD Demokrat Jatim melalui Surat pemberhentian sementara bernomor 06/SK/DPD PD.Jatim/ II/2013.

Selain Duet Agus- Sylviana, Pilgub DKI 2017 bakal diikuti dua pasangan cagub-cawagub lain. Kubu petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan Wagub Djarot Saiful Hidayat mendapat dukungan dari PDIP, NasDem, Gilkar dan Hanura. Sedangkan koalisi Gerindra dan PKS mengusung pasangan eks Mendikbud Anies Baswedan dan kader Gerindra Sandiaga Uno.

 

 

 

4 COMMENTS

  1. Garis tangan lu emang cocok jadi gubernur tp lu kurang jeli garis nya yg di bawah kelingking cabang tuh berarti gubernur di penjara bukan gubernur di DKI,hahahahhaha

  2. alla,,, yg baca garis tangan mu dukun beranak ya,,,?…heheheheheehe,,,,, hal” yg begitu dibawa ke politik,,, malu pak… kalau orang yg memilihmu itu artinya suda di bayar atau yg bodoh saja yg bisa memilih mu,,, tp orng pinter tidak akan memilih kamu,,,, menghayal dulu pak,,, setelah menghayal baru pergi kampanye ,, jejejejejej memalukan

LEAVE A REPLY