Ahok : Ternyata Psikopat Versi Lulung Salah ,, Saya Sehat Jasmani kok .. Dia Udah Salah Baca ,, Data Sendiri Kok Di Lempar Ke Saya

0
1941
Haji lulung

Ahok : Ternyata Psikopat Versi Lulung Salah ,, Saya Sehat Jasmani kok .. Dia Udah Salah Baca ,, Data Sendiri Kok Di Lempar Ke Saya

Kabarhoki.com – Calon Petahana Basuki Tjahaja Purnama telah menyelesaikan tes kesehatan yang dilakukan oleh KPU DKI di RSAL Mintohardjo. Berdasarkan hasil penelitian dokter, kondisi fisik dan jasmaninya dinyatakan sehat.

Basuki, atau akrab disapa Ahok, mengatakan, tundingan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana bahwa dirinya psikopat telah terbantahkan. Sebab dokter di RSAL Mintohardjo mengatakan bahwa tidak ada masalah pada dirinya.

“Psikopat versi Lulung salah. Karena aku sehat jasmani dan rohani kok , Mungkin dia sudah salah baca kali .. punya sendiri malah dilempar ke saya .. kan lucu ,” katanya di RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9).

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Abraham Lunggana alias Lulung menyebut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai psikopat. Lulung mengklaim bahwa informasi itu dibenarkan dua dokter. Dia pun siap mempertanggungjawabkan pertanyaannya.

“Kan kami di Panitia Kasus (Pansus). Waktu itu mau membuat hak interpelasi. Di Pansus itu kan, Kami tim dari seluruh fraksi, kami dibagi tugas. Ketika ditugasi, dua orang dari partai Hanura pergi kedokter. Dua dokter mengiyakan,” kata Lulung sretelah mendatangi acara deklarasi Rumah Amanah Rakyat di Cikini, Jakarta, Rabu, 24 Agustus  2016 .

Pada Maret 2016, Lulung juga menyatkaan Ahok seorang Psikopat.

Setelah memperoleh informasi itu, lulung segara mendalami dan meminta hasil pemeriksaan kesehatan jiwa Ahok saat mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 2012. Ia juga mengaku diminta mengajukan surat ke ikatan Dokter Indonesia (IDI). namun IDI menganggap masalah tersebut urusan pribadi.

“Bukan aku (mengonfirmasi Ahok Psikopat), melainkan kata dokternya. Aku kata Orang-Orang Partai Gerindra,”ucap Lulung. Namun Lulung tak menyebutkan nama dua dokter tersbut.

Manurut Lulung, salah satu tanda Psikopat tampak saat Ahok mengajukan judicial review (uji materi) terhadap undang-undang pemilihan kepala daerah (Pilkada) mengenai cuti selama masa kampanye ke Mahkamah Konstitusi. Ahok lebih memilih tetap masuk kerja saat masa kampanye lantaran ingin ikut andil dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2017. Jika tidak, hal itu dapat membahayakan pembahasan anggaran yang mencapai Rp 70 Triliun. Demikian alasan Ahok.

Terkait dengan anggaran itu, Lulung menganggap alasan Ahok tidak relevan dengan fakta yang ada alias bohong.

“Sekarang dia takut apa? Dia tidak merealisasi keinginan rakyat. Tidak menyerap anggaran secara baik. Hari ini baru berapa persen, sudah (ada) perubahan. Saya bilang tukang bohong,”ucapnya.

 

 

LEAVE A REPLY