Balita Dihajar Ayahnya Hingga Tewas : ” Cuma gara-gara BAB dicelana “

0
202

Kabarhoki.com – Hanya gara-gara anaknya yang masih berusia 3,5 tahun bernama Rendi buang air besar di celana, emosi Manap (30) naik pitam. Dia nekat menganiaya anaknya itu hingga menyebabkan korban tewas.

Penganiayaan tersebut terjadi di rumahnya di Desa Cahya Bumi, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, kamis (22/9) malam lalu. Sementara korban tewas saat perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Kayuagung, OKI, jum’at (23/9) pagi. Pelaku langsung diringkus polisi.

Kapolres OKI AKBP Amazon Polamania menjelaskan, pelaku yang baru pulang ke rumah tak terima anaknya tersebut BAB di celana. Dia pun mengambil kayu berdiameter 30 sentimeter dengan panjang satu meter.

Lalu, dengan beringas pelaku memukul ke tubuh korban berkali-kali. Bahkan, saking kerasnya pukulan itu, kayu yang dipakai pelaku patah. Korban pun mengalami luka lebam di beberapa bagian di tubuhnya.

Keesokan harinya, kesehatan korban memburuk. Korban pun dibawa ibu tirinya berobat ke klinik dekat kampung mereka. Namun, dokter klinik menyatakan korban harus segera dirujuk ke rumah sakit lantaran kondisi lukanya terbilang parah. Sayang nyawa korban tak bisa diselamatkan dalam perjalanan menuju rumah sakit.

“Korban mengalami luka lebam di kepala, tangan, kaki dan badan. Korban meninggal sehari setelah penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri,” ungkap Amazon saat dihubungi merdeka.com, Jumat (23/9).

Penangkapan pelaku, kata kabarhoki, berkat laporan warga yang mengetahui penganiayaan. Setelah diselidiki, laporan itu benar adanya dan pelaku mengakui perbuatannya.

“Sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Motifnya hanya karena kesal anaknya yang masih balita itu BAB di celana,” ujarnya.

Saat penangkapan, sambung dia, petugas menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya kayu yang sudah patah dua yang digunakan tersangka menganiaya korban.

“Kayunya cukup besar, panjangnya satu meter, besarnya kira-kira berdiameter 30 centimeter. Kayunya sudah patah saat memukul korban,” tukasnya.

LEAVE A REPLY