Geraja Batak Di Pasar Minggu Di Tutup Ahok , Begini Penjelasan Ahok

0
19167
Geraja Batak Di Pasar Minggu Di Tutup Ahok , Begini Penjelasan Ahok

Geraja Batak Di Pasar Minggu Di Tutup Ahok , Begini Penjelasan Ahok

 

Kabarhoki.com – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terpaksa menutup sementara Gereja Batak Karo Protestan yang berada di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, karena tidak memiliki izin mendirikan Gereja.

Menurut Ahok, izin tidak bisa keluar karena gereja yang berdiri di Jalan Tanjung Barat Lama, Pasar Minggu itu, IMB-nya (Izin Mendirikan Bangunan) tercatat untuk bangunan ruko, bukan izin pendirian tempat ibadah.

“Ya kita udah sampaikan, kalau nggak ada izin, kita harus tutup sementara, karena udah ada kesalahan dia bangun gereja. Pemda juga yang salah, dia udah bangun gereja, bentuk gereja, Pemda kasih IMB untuk ruko,” ungkap Ahok, Senin (10/10), di Kantor Balai Kota Jakara.

Ahok menuturkan bahwa pembangunan gereja dengan izin ruko tersebut semula dimaksudkan pengurus untuk menghindari protes dari warga sekitar gereja.

“Itu karena untuk menghindari orang protes, ya kalau bikin gereja, saya juga sampaikan, kalau itu gereja baru hati-hati dulu, harus ikuti aturan,” ujar Ahok.

Dengan demikian, untuk meredakan protes warga karena izin rumah ibadah tak kunjung keluar, Ahok mengaku terpaksa menutup sementara gereja dan memindahkan aktivitas ibadah ke Kantor Kecamatan Pasar Minggu.

“Sekarang masalahnya kan protes karena izinnya belum ada, ya kita pindahkan dulu ke Kecamatan untuk ibadah, gitu aja,” pungkas Ahok.

LEAVE A REPLY