MUI : Untuk Kedepannya, Sepatu, Baju, Tas, dan Celana Harus Bersetifikasi Halal

92
215749
MUI : Untuk Kedepannya, Sepatu, Baju, Tas, dan Celana Harus Bersetifikasi Halal

MUI : Untuk Kedepannya, Sepatu, Baju, Tas, dan Celana Harus Bersetifikasi Halal

 

Kabarhoki.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr KH Ma’ruf Amin mengungkapkan, pada tahun 2018 produk asal Indonesia harus sudah tersertifikasi halal dan sedikitnya ada 85 persen jenis produknya harus di halalkan.

Pencanangan ini dilihat karena Produk di Indonesia yang mendapat stempel halal hanya ada 15 persen saja dari 100 persen.

“Saat ini sudah ada perlindungan undang undang Jaminan Produk Halal yang mengaturnya, bahkan sudah ada daerah yang menjalankan Undang Undang tersebut, yaitu di Bangka Belitung, “ ujar Dr KH Ma’ruf Amin seusai menjadi pembicara dalam seminar dan peresmian pusat kajian Halal di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Gedung Pascasarjana ITS Surabaya, Kamis (24/3/2016).

Ia mengatakan, saat ini sertifikasi halal lebih banyak dilakukan pada produk makanan atau konsumtif saja. Tapi, ada pula produk yang belum tentu halal sudah memasang lebel halal pada kemasannya.

ingindapatuang

“Untuk itu kita meminta pada pihak terkait supaya melakukan upaya penegakan hukum, sebab MUI tidak punya kewenangan,” jelasnya.

Kedepannya, lanjut Ma’ruf Amin, sertifikasi halal tidak hanya pada makanan atau barang konsumtif saja, namun juga akan diberlakukan pada produk pakaian. seperti baju, celana, sepatu dan lainnya. Sebab ada saja bahan yang digunakan itu berasal dari bahan haram.

“Barang yang pernah ditemui adalah sepatu kulit. Ternyata bahan sepatu tersebut bukan berasal dari kulit sapi atau kambing, melainkan berasal dari kulit babi. Karena berasal dari bahan yang haram, tetap saja sepatu itu tidak boleh dipakai. Menurutnya, jika pada dasarnya bahan yang digunakan adalah haram maka penggunaannya juga haram,” tegasnya.

Proses sertifikasi menjadi sesuatu yang penting. Ma’ruf menyebutkan bahwa gagasan untuk mendirikan lembaga sertifikasi halal telah menyerebak sejak 30 tahun yang lalu. Terkait dengan mekanisme sertifikasi halal ke MUI, maka suatu produk harus terlebih dulu mendapatkan sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). “Jadi barang itu harus baik dulu, baik itu didapat dari BPOM, setelah itu baru ke sertifikasi halal,” katanya.

Alumnus Universitas Ibnu Chaldun Jakarta ini juga menegaskan bahwa standar MUI saat ini telah menjadi standar global, bukan lagi nasional. Banjir permintaan sertifikasi dari luar negeri pun kian ramai berdatangan, yang terkini berasal dari Korea dan China. “Mereka sedang berlomba-lomba untuk mensertifikasi produknya ke MUI,” akunya.

selain itu, yang menjadi tantangan utama adalah memberdayakan masyarakat supaya produk dalam negeri tidak kalah saing dalam hal sertifikasi kehalalan. Agar efek pasar terhadap sertifikasi ini sangat kuat.

“Perguruan tinggi sebagaimana ITS dapat turut andil dalam hal ini. Mulai dari memberikan perhatian terhadap sertifikasi usaha kecil menengah, hingga membantu kami dalam menganalisa kehalalan suatu produk,” ringkasnya.

Pria 73 tahun ini secara pribadi sangat menyambut baik niatan dari ITS dan perguruan tinggi lainnya untuk turut membantu kinerja MUI dengan mendirikan pusat kajian halal.

Sementara itu, Kasubdit Produk Halal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Hj Siti Aminah SAg M.Pd.I memaparkan bahwa Kementerian Agama sedang menyiapkan pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) yang nantinya berwenang untuk memberikan sertifikasi halal secara resmi di Indonesia. Sehingga, ke depannya MUI hanya berfungsi untuk memberikan fatwa halal atau haram.

“Selama ini, MUI yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan sertifikasi halal dan juga mengeluarkan fatwa. Sedangkan label atau logo halal dikeluarkan oleh BPOM. dan BPJH ini diharapkan sudah bisa didirikan pada tahun 2017 mendatang,” pungkasnya.

 

 

92 COMMENTS

    • Kalau berita ini betul keliatannya bakal mengarah kesana bro MUI ini, ngeri mikirnya. Jadi seperti NAZI pada perang dunia II. Di mana semua kaum Yahudi harus memakai lambang Bintang Daud supaya semua yang melihat tahu kalau dia Yahudi.

      Yang dilakukan NAZI pada jaman itu:
      Pertama adalah pendaftaran & pengelompokan, kedua adalah perampasan hak-hak, ketiga adalah pemusnahan….

      • Anda yang berpikiran pendek pertama harus sadar !!! Mengapa anda kepanasan dengan berita tersebut??? MUI maksa kalian yang non muslim?? Apa ada paksaan?? Anda sudah baca artikel diatas belum??? Baca ini baik-baik !!!
        ” Jika anda non muslim mungkin anda tidak mengerti jika di ajaran islam itu apabila seseorang ingin beribadah harus suci dari kotoran dan najis.. itu hak MUTLAK !!! Begitupun pakaian yang dipakai.. harus bersih dan suci.. semoga dimengerti..

  1. Jangan menyebut saudaramu kafir karna engkau juga kafir bagi mereka. Semua agama menyebut kafir bagi yg tdk se-agama dengannya.

  2. pikiran yang picik skali itu MUI. Sebaiknya semua barang impor sebelum masuk dikaih label halal. juga kalau ada investor luar masuk Indonesia juga dikasih label halal kalau tidak maka dilarang berinvestasi biar kabur semua,,,Indonesia tidak bisa bayar utang yang 3ribuan trilyun nanti dibayar oleh MUI.

  3. untuk mendapatkan status ” halal” .. berapa meja harus ditebus pak..?
    pertama kali muncul MUI masuk ke bisnis saja rasanya aneh.. sekarang MUI mau merambah ke perdagangan..
    total semua usaha musti lapor MUI.. setara donk sama disperindag…

  4. Pak….pelajarilah agama dgn baik….kalo pendapat saya pribadi…yg halal adalah segala sesuatu yg baik untuk diri sendiri dan orang lain…yg haram adalah segala sesuatu yg tidak baik.. .baju kotang sendal celana kok harus berlabel halal…ora mutu

    • Itu pendapat pribadi anda pak !!! MUI adalah ulama yang menguasai ilmu agama islam makanya harus menerapkan itu sesuai petunjuk Al-Quran.. apakah anda tahu?? Didalam islam seseorang jika ingin beribadah harus suci dari segala kotoran dan najis.. begitupun dengan pakaian yg di pakai harus terhindar dari kotoran dan najis.. oleh karena itu pengertian halal anda adalah merupakan pikiran pribadi anda.. dan pengertian halal kami adalah bersumber dari tuhan kami Allah SWT. Semoga dimengerti..

    • setujuuuuuu….!!!kalo bebas biaya no problem. Tapi kalo bayar, yo bisa bangkrut orang rek. Tahu lah berapa biaya sertifikat halal itu. Belum lagi kalo dipersulit,berapa meja sudah yang harus dilewatin

    • Jika anda disuruh mengerjakan sesuatu yg mana mengorbankan pikiran, tenaga, waktu dan uang anda.. apakah anda ingin mengerjakannya secara percuma?? Anda harus sadar !!! ” uang memang bukan segala-galanya tapi segala-galanya butuh uang “.. orang jika ingin ke suatu tempat pasti butuh biaya untuk transport.. atau mau jalan kaki???

  5. Kalau ikut islam halalnya mustahil banget
    Bagi umat hindu sapi dijadikan sebagai bahan konsumsi dilarang, bagi umat buddha menyakiti hewan sudah melakukan dosa
    Kalau mau jadikan halal itu coba pikirkan umat agama lain, kami saling toleransi dalam perbedaan ini. Kalau ngikut islam aja kapan yang lain diperhatikan?
    Kalau mau halal bagi semua manusia itu gampang kali, caranya yaitu berhenti menyakiti, membunuh dan menggunakan seluruh hewan

    Lain kali tinggalkan nomor teleponnya ya biar saya telepon dan mengajari kamu cara halal yang paling pas untuk semua manusia

    • Sangat aneh buat kalian yang berkomentar negatif.. jika anda non muslim ngapain anda kepanasan??? Lah itu buat muslim kok..!!! MUI tujuannya melindungi umat islam dari yang namanya sesuatu yang haram sesuai petunjuk Al-Quran !!!. jika anda tidak mengerti masalah tersebut tidak usah komentar negatif..!!! Baca ini baik-baik buat yang komentar negatif.. ” MUI bukan untuk mengurus kalian yg non muslim.. MUI hanya mengurus kepentingan umat islam.. kalian tidak usah kepanasan !!!! karena hal tersebut hanya untuk muslim.. ngapain MUI mau ngurus kalian??? baca dulu baik-baik sebelum komentar..!!! Masih belum ngerti???

      • Lah wong tolol. Kalau apa2 harus halal, harga barang akan naik karena sertifikat halal itu ga murah, dan cukup sama2 tau aja, uang tsb entah digunakan mui untuk apa. Dan ini sedikit banyak berdampak pada perdagangan, yg kami non muslim juga pasti terkena dampaknya.

  6. Serahkan pada pemerintah saja halal atau haram karena pemerintah lebih ilmiah dengan pemeriksaan laboratorium …
    Haram dan halal itu wewenang menteri agama kali …heheheh. nanti beaya pasti resmi ada tarifnya ..hehehe

  7. DENGAN PANCA SILA … SILA PERTAMA … KE TUHANAN YANG MAHA ESA. DENGAN PENYEBAHAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA TIDAK ADA KAFIR.
    YANG KAFIR ADALAH YANG MENYEMBAH BERHALA PATUNG DAN SEJENISNYA SELAIN ALLAH SWT.
    AKU TDK MENYEMBAH TUHAN YG KAMU SEMBAH, DAN KAMU TDK MENYEMBAH TUHAN YG KAMI SEMBAH …
    AGAMA MU BAGI MU DAN AGAMA KU BAGIKU …
    TIDAK ADA PERINTAH SALING MAKI SALING HINA APA LAGI SALING MENHANCURKAN ATAU SALING BUNUH.
    SEMOGA CINTA ALLAH SWT MEMBAWA KEAMANAN … KEDAMAIAN … KEBAHAGIAAN … KESEJAHTERAAN BAGI SELURUH BANGSA DAN RAKYAT NKRI … SESUAI DENGAN KEYAKINAN DAN AGAMA MASING2 YANG DIAKUI PEMERINTAH NKRI … “HIDUPKANLAH KEBENARAN DARIPADA AGAMAMU, DIDALAM KEHIDUPANMU YANG BENAR SESUAI DENGAN KEYAKINANMU TERHADAP KEBENARAN AJARAN AGAMANU”.

  8. Peraturan konyolll …

    Saya ga mau ikut aturan andaa … haram gaa it urusan sayaaa .. dan peraturan anda it tidak mencerminkan Halall … apakah kedepanmya Anda MEMBERIKAN HALAL PADA KONDOM DAN SOFTEK ???

    Ini gilaaaaaa , sangat gilaaaaa

    • Pas itu… Dianggap taik babi aja mui itu.gak penting x ditanggapi modus aja taunya.jangan gara2, mui rusak negara ini.suka2nya aja ngomong.maunya isis ngebom kantor mui n orang2nya. Sudah muak kurasa, mereka aja yg mau diurusin. Fuck mui

  9. nyari duit lg deh ke produk yg lain buat di halal in……trus sekalian aja mulut di sertifikasi halal juga krn apa yg di ucapkan bisa juga haram loh jadi perlu di paten kan halal biar apa yg di ucapkan halal gak hatam lg………..

  10. Waaaau peluang big income nih dg proses sertifikasi. Niatnya kan ujung2nya obyekan alias duit. Mmngnya ente sdh bener jd wong ? Kok semua mau diatur. Di agama ane sih, agama itu tuntunan u berpikir, bertutur kata dan bet orilaku yg baik. Jk konsrp ini terwujud mk dunia ini harmonis. Tdk ada kebencian dan permusuhan. Pemetintah perlu malakukan evaluasi atas keberadaan mui. Bikin ribet.

  11. Kita dukung keputusannya. Tolong tegas ya. Jgn pernah pakai produk org kafir seperti: Mobil, Motor, peralatan rumah tangga, alat musik, rumah, listrik, jangan naik pesawat buatan org kafir. Termasuk jangan ke mall org kafir. Tinggal saja dgn onta2 di dunia kelam

  12. MUI sekalian buku tulis stempel halal ya. Lama2 kalian ga benar ya. Nampak kali klo kecil otak, hahahaha udah sekolah tp sering bolos wkwkwk aduh mui, kalian hanya perusuh negara aja. bubarkan mui. Ga ada gunanya di Indonesia. !!

  13. 1.kenapa hanya 85% saja? kenapa tidak 100%?
    2.Tidak punya kewenangan kog turut mencampuri?
    3.Kulit babi? Kalau kulit babi dijadikan jadi sepatu kami merasa rugi sebab vitaminnya ada dikulit babi tersebut.
    4.Sertifikasi gampang, cuman tempelin kertas beraksara arab yang artinya halal

  14. ada ada saja ….
    INILAH ISLAM DI INDONESIA
    TUJUAN MUI DIDIRIKAN ITU TUK APA SIH ?
    TRUS MUI BISA DIKATAKAN SUKSES ITU TOLAK UKURNYA GMANA ?
    APA JUMLAH FATWANYA ATW JUMLAH SERTIFIKAT LISENSI HALAL ?
    yang tau monggo orat oret ….

  15. MUI goblok! Ngakunya ulama tp pikiran nya koq tolol. Yg namanya haram itu jika:
    1. Diperoleh secara tdk sah/kejahatan
    2. Masuk ke tubuh manusia.
    Silahkan dipikir apakah sepatu, tas, maupun celana yg loe pakai termasuk 2 point di atas kagak!!!

  16. Mulut dulu yang dihalal kan.. Jangan berkoar2 tidak memakai logika, binatang!! Jangan pakai produk orang kafir ??? Kenapa baru sekarang???????? Hellooooooo……..!!!! Mikir dulu sebelumnya berkoar..

  17. Orang2 MUI otaknya pada gak waras. Bubarkan aja seperti FPI bikin kacau NKRI. Pemerintah harus semakin tegas. Ingat Indonesia bukan negara Islam. Kalau mau bikin peraturan seperti itu silahkan tinggal di Timur Tengah.

  18. Pemahaman ttg halal ini perlu diluruskan sedikit… sebenarnya maksudnya baik… halal itu berkonsep segala sesuatu yang dilakukan secara alami… sesuai indikasi nya…. jadi seperti obat obatan khan ada yg diambil dari serum tulangnya babi…. tapi selama tujuannya baik… harusnya nda masalah…. ada pasta gigi yg ekstraknya dari susu sapi dan coklat tapi nda bisa dapat predikat halal karena ada proses yang tidak alami…. pemahaman ini yang perlu di luruskan… dan saya setuju karena konotasi uangnya itu yang perlu tanpa biaya sama seperti SNI… karena utk sticker SNI dan dapat logo Halal itu mahal loh… kadang pengusaha di peras ama oknum mereka dengan minta jalan ke pabrik tempat importnya yang diluar negeri.

  19. Lha…ini jadi politik dagang ya ji..(dari Arab / Malay ?) Terus duiknya kemana masuk kas negara..? Salah satu contoh misalnya kulit sepatu , sampai saat ini saya gak pernah dengar ada sepatu dari kulit babi ( lembik dan bergajih..pelajari dulu lah! )..dan setelah sepatu tadi dipakai..sampai ke WC…atau menginjak NAJIS (taek /air sisa kencing di toilet..)….siapa yg menanggung sepatu tsb masih halal..! Ya ..jangan semakin membuat sebagian bangsa ini KEBINGUNGAN/BODOH(khusus sdr ku yg muslim)..hanya utk mengisi uang kas MUI..? Semoga setiap usulan dipertimbangkan dgn pemerintah !

  20. kulit babi mah ga bakalan dijual buat dijadiin baju, orang dimakan juga, seperti kulit ayam ajah, loe rela kulit ayam KFC di jadiin baju? justru beli ayam KFC ya nyari kulit ayam nya, apa mau beli ayam KFC gada kulitnya? kalo sapi emang kulitnya kan dibuang kagak dimakan :v bikin berita hoax itu riset dulu lah ke kandang babi, jgn kek orang goblog nuduh sana sini…

  21. monggo distempel atau ga. aku bakal tetep pake, tetep makan dsb halal ataupun haram. yg ga boleh kalo kriminal aja… halal haram ga pengaruh buat kehidupanku…

  22. Aneh..kalian yg komentar miring..aturan itu untuk muslim bukan ke non muslim..kok kalian pada sewot..syarat kami beribadah salah satunya adalah pakaian harus bersih dan suci dari nazis..lho kalau memang itu kami perlu tahu ..ada masalah bagi kalian..bagi kalian mungkin tdk perlu..tapi bagi kami syarat mutlak untuk beribadah..jadi gk usahlah ngomentari yg bukan bidang kalian..

  23. Halal haram buat yg muslim aja bego’ !
    Jadi kami yg muslim tau status barang yg kami pakai.
    Buat lo yg kafir kenapa ikut-ikutan ngurusin yg halal atau haramnya sesuatu bagi umat muslim.
    Misalkan sepatu mengandung kulit babi, buat kita muslim haram.
    Lah… Buat lo jangankan lo pakai, lo makan juga sekalian ga ada larangan buat lo…. !

  24. onta lagi onta lagi..miris aku liat negara indonesia belakangan ini..ujung2nya duit..MUI yg pnya indonesia ini yak ?
    kasihan banget deh MUI miskin pemikiran n miskin hati nurani..

  25. onta lagi onta lagi..miris aku liat negara indonesia belakangan ini..ujung2nya duit..MUI yg pnya indonesia ini yak ?
    kasihan banget deh MUI mi6kskin pemikiran n miskin hati nurani..

  26. Kepada : MUI
    Saya minta anda buat negara anda sendiri agar anda bisa bebas membuat aturan ,karena di indonesia menganut PANCASILA bukan Al quran

  27. MUI sudah mulai mencoreng nama baik islam,, orientasi lembaga ini sudah menjurus ke urusan keuangan dan keuntungan bukan lagi keagamaan,, mereka sekarang memanfaatkan peluang dengan mengatasnamakan agama islam demi meraup keuntungan.. Perlu masyarakat luas ketahui untuk mengurus 1 sertifikat halal MUI itu biayanya bisa jutaan rupiah, belum lagi staff MUI yang apabila di panggil keluar kota inginnya hanya naik pesawat garuda indonesia yang harganya pun cukup mahal.. Mohon kita semua bisa cerdas menanggapinya, dan tidak membiarkan lembaga seperti itu berlaku sewenang-wenang dengan mengatasnamakan agama islam yg kita cintai..

  28. komen ga karu2an ttg MUI,jelas banget atas semua kebodohan loe …mulut loe memuntahkan dari hati loe yg busuk..komen ga bermutu..
    MUI bicara utk keselamatan kami umat islam,ngapain loe yg uring2an..
    masalah dagangan loe ga laku..kasian deh loe..makan dan pake aje buat kaum lho ndiri..
    maju terus MUI ..kami bersamamu..
    liatlah org2 kafir dan munafik pada sakit hati..

LEAVE A REPLY